Menulis Puisi

Tantangan Menulis Puisi Pendek
ini beberapa contoh puisi karya sahabat TBM Lentera Hati yang sudah mengirim ke kami dan kami masih membuka tantangan ini sampai tanggal 15 februari 2017 dan dapatkan cendera mata dari kami sebuah buku antalogi puisi karya Ade Sri Hayati O..iya sekali lagi jangan lupa sertakan hastag dan tulisannya harus sama yakni #LenteraHati_2017
........................................................................................................................................................................................................................
Rumah Puisi
Oleh:Nita Mega Purnami
Rumah ini terlalu asing untuk dihuni para penyair muda. Kata-kata pula enggan memasuki ruang meditasi.
Sementara sunyi harus menjadi jalan yg mesti ku tempuh menuju puncak makna.
Makna yg indah, makna yg hakiki, makna yg sampai ke dalam hati.
Tepi sebagai jalan baru yang dimana orang-orang menuju apa yg dituju.
Dimana rumah yang tak dihentak rasa takut, yg bebas bagai burung nuri yg berkicau, tak malu untuk bicara, bicara kebenaran yang mengeluarkan aroma wangi dan berani menulis kata yg membelenggu lidah.
Aku ingin sebuah rumah baru yg ramai akan candaan, yang tak diganggu permainan orang berkepentingan, yg ada semilir angin, candaan tetangga, gemericik air selokan, segarnya es kopyor, dengkur sapi dan kesederhanaan kampung akan menuntun kita bermuisi.


..............................................................
"kerinduan"
Oleh: supriyanto
Malam hening, kunang-kunang melenting berkedip di kejauhan.
Rinduku bergeletakan bak jejak kaki di padang lamun.
Memercik tak beraturan,menggenapi cahaya malam yang kelam.
Tak ada haluan,tak ada arah,maupun tujuan.
Tak banyak yang tahu bahwa rindu adalah ritual tempat cinta dimakamkan sehabis upacara sakral perpisahan.
Sebuah requin..,begitu kunamai takdir.
Yang bertubuh suatu rama-rama..

..............................................................
Interest Revenue,
Oleh: Surahman Arip
Angka-angka itu tidak mekar di tanah yang menimbun umbi milik ibu
atau pada air tawar kecokelatan yang membebaskan ikan-ikan kecil di sungai
Perahu masih terikat, rupiah belum mendekat pukat
melemparkan sumpah-sumpah yang tertahan semalam di warung bi Inah
La, semalam aku tidak melihat Aloe vera itu basah seperti batu pondasi yang menumpuk di halaman rumah
Rasa bulan belum menunjukan kebenarannya waktu itu
Kita masih menunggu,
Agar angka-angka itu tumbuh
dari keringat yang membasahi punggung kita
(Atas Nama Angka dan Bunga - Surahman Arip)


..............................................................

Dewinta Ayuning Zulfa
Jika kau ingin bersamaku
Dengarlah..
Aku tak punya apa-apa
Selain cinta dan hatiku
Bila kau yakin bersamaku
Akan kutunjukan apa itu gubuk derita
Karena dengan gubuk derita itu kau akan tau apa itu cinta.....

..............................................................

Tati Hartati
Pagi
Sisakan gerimis dari hujan semalam
Ada gundah yg masih tersisa
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
Dan
Ilalang harap hadir pelangi temani hari
gadis berkerudung ungu


Oleh:MasJoko
Sama seperti sajak yang kau cipta ,
ketika kau memaksa langkahku tuk bergegas sampai ke rumah…
Menyimpan rapih semua yang kulihat
juga ketika kau paksa ku pandang ke atas
dua kata yang kau ucap juga lambaian kerudung ungumu …….
sudah..


NB : Silahkan up date di Facebook



Mohon maaf bila ada salah kata atau ucapan dalam penulisan kami ......

Untuk melihat kegiatan kegiatan TBM LENTERA HATI  lihat saja  DI SINI ya ..........
Untuk melihat puisi - puisi lainnya silahkan klik DI SINI
Untuk membaca cerita atau cerpen silahkan klik DI SINI
Untuk download Software,Game,atau Video tingggal klik DI SINI
Bagi yang suka baca berita seputar Indramayu silahkan klik DI SINI
Untuk yang suka membaca Novel DI SINI

Terima Kasih sudah mengunjngi Blog kami TBM LENTERA HATI
Kami tunggu Kritik dan Sarannya  !!!
**
Untuk teman teman yang mempunyai cerpen, puisi, novel, dan lainnya juka ingin di publish di sini silahkan kirim file nya ke email : tbm.lenterahati@gmail.com

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form